zakat suci dan mensucikan

Mengenai Saya

Foto saya
Perumnas I , Karawaci, Tangerang , Banten, Indonesia
Hp.085715050001 BB.2a0949e4 apikaneh@gmail.com

Minggu, 13 Maret 2016

“Tas Siswi SMA” Ini Membuat Menangis Siapa Saja yang Membacanya ...Kisah Nyata

Islamedia – Pihak sekolah SMA Putri di kota Shan’a’ yang merupakan ibu kota Yaman menetapkan kebijakan adanya pemeriksaan mendadak bagi seluruh siswi di dalam kelas. Sebagaimana yang ditegaskan oleh salah seorang pegawai sekolah bahwa tentunya pemeriksaan itu bertujuan merazia barang-barang yang di larang di bawa ke dalam sekolah, seperti : telepon genggam yang di lengkapi dengan kamera, foto-foto, surat-surat, alat-alat kecantikan dan lain sebagainya. Yang mana seharusnya memang sebuah lembaga pendidikan sebagai pusat ilmu bukan untuk hal-hal yang tidak baik..
Lantas pihak sekolah pun melakukan sweeping di seluruh kelas dengan penuh semangat. Mereka keluar kelas, masuk kelas lain. Sementara tas para siswi terbuka di hadapan mereka. Tas-tas tersebut tidak berisi apapun melainkan beberapa buku, pulpen, dan peralatan sekolah lainnya..
Semua kelas sudah dirazia, hanya tersisa satu kelas saja. Dimana kelas tersebut terdapat seorang siswi yang menceritakan kisah ini. Apa gerangan yang terjadi ?!
Seperti biasa, dengan penuh percaya diri tim pemeriksa masuk ke dalam kelas. Mereka lantas meminta izin untuk memeriksa tas sekolah para siswi di sana. Pemeriksaan pun di mulai..
Di salah satu sudut kelas ada seorang siswi yang di kenal sangat tertutup dan pemalu. Ia juga di kenal sebagai seorang siswi yang berakhlak sopan dan santun. Ia tidak suka berbaur dengan siswi-siswi lainnya, ia suka menyendiri, padahal ia sangat pintar dan menonjol dalam belajar..
Ia memandang tim pemeriksa dengan pandangan penuh ketakutan, sementara tangannya berada di dalam tas miliknya !
Semakin dekat gilirannya untuk di periksa, semakin tampak raut takut pada wajahnya. Apakah sebenarnya yang disembunyikan siswi tersebut dalam tasnya ?!
Tidak lama kemudian tibalah gilirannya untuk di periksa..
Dia memegangi tasnya dengan kuat, seolah mengatakan demi Allah kalian tidak boleh membukanya !
Kini giliran di periksa, dan dari sinilah di mulai kisahnya…
“Buka tasmu wahai putriku..”
Siswi tersebut memandangi pemeriksa dengan pandangan sedih, ia pun kini telah meletakkan tasnya dalam pelukan..
“Berikan tasmu..”
Ia menoleh dan menjerit, “Tidak…tidak…tidak..”
Perdebatan pun terjadi sangat tajam..
“Berikan tasmu..” … “Tidak..” … “Berikan..” … “Tidak..”
Apakah sebenarnya yang membuat siswi tersebut menolak untuk dilakukan pemeriksaan pada tasnya ?!
Apa sebenarnya yang ada dalam tas miliknya dan takut dipergoki oleh tim pemeriksa ?!
Keributan pun terjadi dan tangan mereka saling berebut. Sementara tas tersebut masih di pegang erat dan para guru belum berhasil merampas tas dari tangan siswi tersebut karena ia memeluknya dengan penuh kegilaan !
Spontan saja siswi itu menangis sejadi-jadinya. Siswi-siswi lain terkejut. Mereka melotot. Para guru yang mengenalnya sebagai seorang siswi yang pintar dan disiplin (bukan siswi yang amburadul), mereka terkejut melihat kejadian tersebut..
Tempat itu pun berubah menjadi hening..
Ya Allah, apa sebenarnya yang terjadi dan apa gerangan yang ada di dalam tas siswi tersebut. Apakah mungkin siswi tersebut…. ??
Setelah berdiskusi ringan, tim pemeriksa sepakat untuk membawa siswi tersebut ke kantor sekolah, dengan syarat jangan sampai perhatian mereka berpaling dari siswi tersebut supaya ia tidak dapat melemparkan sesuatu dari dalam tasnya sehingga bisa terbebas begitu saja..
Mereka pun membawa siswi tersebut dengan penjagaan yang ketat dari tim dan para guru serta sebagian siswi lainnya. Siswi tersebut kini masuk ke ruangan kantor sekolah, sementara air matanya mengalir seperti hujan..
Siswi tersebut memperhatikan orang-orang disekitarnya dengan penuh kebencian, karena mereka akan mempermalukannya di depan umum !
Karena perilakunya selama satu tahun ini baik dan tidak pernah melakukan kesalahan dan pelanggaran, maka kepala sekolah menenangkan hadirin dan memerintahkan para siswi lainnya agar membubarkan diri. Dan dengan penuh santun, kepala sekolah juga memohon agar para guru meninggalkan ruangannya sehingga yang tersisa hanya para tim pemeriksa saja..
Kepala sekolah berusaha menenangkan siswi malang tersebut. Lantas bertanya padanya, “Apa yang engkau sembunyikan wahai putriku..?”
Disini, dalam sekejap siswi tersebut simpati dengan kepala sekolah dan membuka tasnya !
Detik-detik yang menegangkan..
Ya Allah, apa sebenarnya benda tersebut ?
Coba tebak.. ?
Di dalam tas tersebut tidak ada benda-benda terlarang atau haram, atau telepon genggam atau foto-foto, demi Allah, itu semua tidak ada !
Tidak ada dalam tas itu melainkan sisa-sisa roti..
Yah, itulah yang ada dalam tas tersebut !
Setelah mengorek informasi dari siswi tersebut seputar roti itu..
Setelah merasa tenang, siswi itu berkata, “Sisa-sisa roti ini adalah sisa-sisa dari para siswi yang mereka buang di tanah, lalu aku kumpulkan untuk kemudian aku sarapan dengan sebagiannya dan membawa sisanya kepada keluargaku. Ibu dan saudari-saudariku di rumah tidak memiliki sesuatu untuk mereka santap di siang dan malam hari bila aku tidak membawakan untuk mereka sisa-sisa roti ini..
Kami adalah keluarga fakir yang tidak memiliki apa-apa. Kami tidak punya kerabat dan tidak ada yang peduli pada kami..
Inilah yang membuat aku menolak untuk membuka tas, agar aku tidak dipermalukan di hadapan teman-temanku di kelas, yang mana mereka akan terus mencelaku di sekolah, sehingga kemungkinan hal tersebut menyebabkan aku tidak dapat lagi meneruskan pendidikanku karena rasa malu. Maka saya mohon maaf sekali kepada Anda semua atas perilaku saya yang tidak sopan..”
Saat itu juga semua yang hadir menangis sejadi-jadinya, bahkan tangisan mereka berlangsung lama di hadapan siswi yang mulia tersebut..
Maka tirai pun di tutup karena ada kejadian yang menyedihkan tersebut, dan kita berharap untuk tidak menyaksikannya..
Karenanya wahai saudara dan saudariku, ini adalah satu dari tragedi yang kemungkinan ada di sekitar kita, baik itu di lingkungan dan desa kita sementara kita tidak mengetahuinya atau bahkan kita terkadang berpura-pura tidak mengenal mereka..
Wajib bagi seluruh sekolah dan pesantren untuk mendata kondisi ekonomi para santri-santrinya agar orang yang ingin membantu keluarga fakir miskin dapat mengenalinya dengan baik..
Kita memohon kepada Allah agar tidak menghinakan orang yang mulia dan memohon pada-Nya agar Dia selalu menjaga kaum Muslimin di setiap tempat..
Sumber : Majalah Islam Internasional Qiblati

Kamis, 05 November 2015

SEBANYAK 2.057.572 LITER AIR BERSIH DI 37 TITIK DISALURKAN RZ


BANDUNG. Hujan yang belum merata di wilayah Indonesia, membuat daerah-daerah yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang masih mengalami darurat air bersih. Karenanya, RZ masih terus berupaya melakukan distribusi air bersih di daerah terdampak melalui program Berbagi Air Kehidupan.
Sejak Juli hingga 03 November 2015, RZ telah menyalurkan 2.057.572 liter air bersih di 37 titik yang dicakup oleh 10 kota cabang penyalur.
“10 kota cabang penyalur itu diantaranya Yogyakarta, Malang, Semarang, Solo, Surabaya, Bandung, Cilegon, Cirebon, Bogor dan Magetan. Di wilayah ini hujan masih sangat minim, sehingga banyak daerah yang masih dilanda kekeringan.” Jelas Heny Widiastuti, Chief Program Officer RZ.
Adapun volume air yang didistribusikan di setiap kota adalah 478.000 liter untuk Yogyakarta, 230.572 liter untuk Malang, 66.000 liter untuk Semarang, 286.000 liter untuk Solo, 82.000 liter untuk Surabaya, 489.000 liter untuk Bandung, 52.000 liter untuk Cilegon, 284.000 untuk Cirebon, 74.000 untuk Bogor dan 16.000 untuk Magetan.
Program Berbagi Air Kehidupan yang RZ gulirkan ini telah dirasakan oleh 199.711 penerima manfaat di 37 titik, yaitu di Bangkalan, Blora, Boyolali, Cianjur, Cihampelas, Cilegon, Cileunyi, Garut, Grobogan, Gunung Kidul, Indramayu, Jombang, Kab. Bandung, Kab. Banjarnegara, Kab. Cirebon, Kab. Tasikmalaya, Klaten, Kulonprogo, Magelang, Magetan, Majalengka, Nganjuk, Pandeglang, Pangandaran, Pasuruan, Pati, Pemalang, Probolinggo, Purwerejo, Situbondo, Subang, Sukabumi, Sumedang, Surakarta, Tegal, Wonogiri dan Sragen.
“Alhamdulillah, berkat kepercayaan para donatur, kami dapat mendistribusikan air bersih kepada banyak orang yang membutuhkan. Semoga kami dapat membantu lebih banyak lagi masyarakat yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.” Ungkap Heny.
Newsroom/Ria Arianti

Selasa, 03 November 2015

JUARAI FILM ANIMASI NASIONAL

https://zaa.rumahzakat.org/upload/2015/11/03/20151103_135927.jpg

BATAM. Resiari Putri Batami berhasil menjadi juara dua Lomba Film Animasi yang digelar Universitas Gajah mada di ajang Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) ke-8. Dalam kesempatan ini, Resi bersama timnya, Seaput Animation mempresentasikan karya animasi berjudul ‘Pesan Sang Bapak’.

Selain berhasil menjadi juara 2, dari 271 tim yang mengirimkan film animasinya, Resi yang merupakan binaan Rumah Zakat dan tim berkesempatan memamerkan hasil karya animasinya dalam Pameran Karya Finalis Animasi di UGM. Karyanya berupa gantungan kunci, dompet, handycraft dan berbagai bentuk marchandise lainnya.

Berawal dari sering menonton semua film animasi di televisi hingga tak pernah melewatkan film animasi yang sedang tayang di bioskop, membuat Resi bercita-cita menciptakan karya animasinya sendiri. Sejak itulah anak yang sedang menempuh kuliah di Politeknik Negeri Batam ini bertekad menjadi seorang animator, bahkan kuliah yang ia ambil adalah jurusan multimedia dan jaringan yang berfokus pada animasi.

Sejak kecil Resi memang pantang menyerah, kreatif, cerdas dan bertanggung jawab. Meskipun sudah ditinggalkan ayahnya sejak berumur tujuh tahun dan ibunya hanya berjualan jamu, tetapi hal tersebut malah menjadi motivasi baginya untuk bisa membuat ibunya bangga.
“Semoga Resi mampu berkontribusi untuk negeri ini, menjadi Animator Muslimah dikancah nasional dan internasional. Selain itu juga menjadi sumber inspirasi bagi Anak Juara untuk melakukan hal-hal hebat lainnya,” tutur Shofar Fitratul Al Amin, SpMO (Scholarship Management Officer) Batam, Jum’at (30/10).

Anak ke-2 dari dua bersaudara ini berharap suatu hari nanti bisa melanjutkan kuliah S-2 dan mengabdikan diri menjadi dosen animasi. “Semoga kedepannya, semakin banyak pemuda-pemuda Indonesia yang lebih kreatif dan berani menunjukkan karya-karyanya kepada dunia dan semakin banyak yang mendukung segala kreativitas pemuda terutama di bidang animasi,” papar Resi.***
Sumber : http://tajuk.co/news/anak-penjual-jamu-juara-lomba-film-animasi-nasional

Sabtu, 27 Juni 2015

RUMAH ZAKAT MENYALURKAN 27 PAKET ALQURAN DI PEKAN PERTAMA RAMADHAN

 

PEKANBARU. RZ Pekanbaru kembali melaksanakan program berbagi senyum Ramadhan yang setiap tahunnya dilaksanakan dengan 4 program yang salah satunya Syiar Qur’an yakni penyaluran paket yang terdiri dari al quran dan iqro’. Program ini bertujuan untuk menyebarkan syiar quran ke daerah daerah atau mesid dan mushalla yang kekurangan. Pada tahun ini RZ cabang Pekanbaru menargetkan 179 paket akam disebar selama bulan ramadhan, ujar Ari Koordinator Relawan.
Penyaluran akan dibagi-bagi tiap pekannya. Dan pada pekan pertama ini akan disalurkan sebanyak 27 paket di 4 lokasi. Penyaluran perdana dilaksanakan pada Sabtu (20/06) lalu di Mushalla Al Muhajirin Kel. Okura Kec. Rumbai Pesisir.Sebanyak 7 paket disalurkan di mushalla ini yang diserahkan oleh PIC kegiatan yakni Fajri Sabti kepada pengirus Mushalla Bapak Guntur, papar Ari.
Bapak Guntur mengungkapkan terimakasih dan rasa syukurnya atas pemberian Al quran ini ke Mushalla yang dikelolanya. Dikatakannya di Mushalla ini memang belum memiliki Al quran yang memadai jika dilaksanakan untuk pemgajian atau tadarusan di Bulan Ramadhan ini. Terimakasih kepada RZ yang telah menyalurkan Al qur an dan Iqro semoga semakin maju dan sukses dalam menghimpun dana ZIS.
Penyaluran kedua dilaksanakan pada hari Minggu (21/06) lalu di Mushalla Tawakal Keluarahan Sri Meranti Rumbai. Sebanyak 6 paket Al quran yang diserahkan langsung oleh Koordinator Relawan RZ Pekanbaru Saudara Ari kepada Bapak Surya selaku ketua RT setempat.
Dengan disaksikan 3 jamaah yang selesai melaksanakan shalat Ashar Bapak Surya menerima paket dan menyampaikan ribuan terimakasih kepada RZ dan para donatur yang telah berdonasi di RZ semoga dilimpahkan rezeki dan diberikan keberkahan.
Ari Menimpali dan berharap Al quran yang disalurkan dapat bermanfaat dan dimanfaatlan semaksimalnya dalam hal program maghrib mengaji yang tengah digalakkan oleh PEMKO Pekanbaru.
Pada pekan pertama ini juga akan disalurkan ke Mesjid Darul Asy Syifa dan Sekolah Dasar IT Al Makki di Kubang Kampar sebanyak 7 paket di masing masing tempat yang akan disalurkan pada hari Selasa (23/06), papar Ari mengakhiri.***
Newsroom/KRN
Pekanbaru

Kamis, 25 Juni 2015

RUMAH TAHFIDZ BADILLAH RUKMINI BERBAHAGIA BERSAMA RUMAH ZAKAT DI BULAN RAMADHAN

 

PALEMBANG. Minggu (21/06). RZ melaksanakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dari pagi hingga berbuka puasa bersama. Kegiatan dimulai saat pagi hari berupa Pembinaan dan Penyaluran Beasiswa Ceria kepada 120 anak juara binaan RZ. Agenda dilanjutkan dengan penyaluran sebanyak 19 paket Kado Lebaran Yatim di wilayah binaan RZ bagi 19 anak yatim.
Menjelang waktu berbuka, RZ bersama Rumah Tahfizh Yatim Dhuafa Baadillah Rukmini melaksanakan agenda buka puasa bersama 150 Anak Yatim Dhuafa Penghapal Quran dan Ibu-Ibu Majelis Taklim. Kegiatan diawali dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Cecep Supriatna, S.H.I selaku pembina Pesantren Tahfizh Yatim Dhuafa. “Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik dan menjadikan amal jariyah bagi para donatur Rumah Zakat yang telah membantu program Tahfizh Quran untuk Yatim dan Dhuafa di sini.” Doa ustadz Cecep untuk para donatur RZ.
Setelah itu dilakukan penyerahan secara simbolis penyaluran program pembinaan anak juara tahfizh quran dari salah satu donatur RZ, Ibu Eva Liliantika dan Bapak Nirwan kepada Ust. Cecep Supriatna selaku pembina anak juara tahfizh binaan RZ.
“Kami percaya RZ sebagai Lemaga Amil Zakat Nasional dalam pengelolaan dan menyalurkan dana ziswaf kami, kami senang bisa ikut langsung dalam acara hari ini. Semoga anak-anak juara RZ dimudahkan dalam menghafal Al-Quran.” Ujar Ibu Eva Liliantika.
RZ juga memberikan Bingkisan Lebaran Keluarga kepada 10 orang guru ngaji, yang diberikan langsung oleh Gustam Sunardi, Branch Manager RZ. “Kami terus mengajak para donatur dan mitra untuk berpartisipasi dalam gerakan Berbagi Berkah Ramadhan bersama RZ.” ungkapnya. Untuk lebih memberi kemudahan bagi para donatur, RZ pun membuka layanan Jemput Donasi dan buka setiap hari, Senin hingga Minggu.***
Newsroom/Wahyudi
Palembang

Jumat, 27 Februari 2015

KAMPUNG KOBER HIDUPKAN BANK SAMPAH

SEMANGATI WARGA KAMPUNG KOBER UNTUK HIDUPKAN BANK SAMPAH

Administrator, 27 Februari 2015 16:16 WIB
JAKARTA. (27/02). Warga Kampung Kober binaan RZ bersama ZIS Rohis Lintasarta kembali mengikuti penyuluhan yang diadakan oleh Kader Lingkungan Kampung Kober. Penyuluhan Masyarakat merupakan salah satu rangkaian program dari Kampung Berseri ZIS Rohis Lintasarta.

Penyuluhan yang dilaksanakan setiap empat bulan sekali ini, dihadiri oleh masyarakat Kampung Kober dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari ibu-ibu, remaja, sampai anak-anak. Penyuluhan kedua kali ini diisi oleh Suliah salah satu kader Lingkungan ZIS Rohis Lintasarta yang menjelaskan tentang nilai lebih dibalik sampah.

“Penyuluhan kali ini bertujuan untuk mengajak lebih banyak lagi masyarakat agar aktif dalam program Bank Sampah yang sudah berjalan di Kampung Kober. Mereka pun harus sering diingatkan dan dimotivasi untuk menjaga semangat mengumpukan sampah-sampah dilingkungannya,” ujar Suliah selepas mengisi materi penyuluhan.***

Newsroom/Susilowati
Jakarta

Minggu, 22 Februari 2015

ZAKAT,INFAQ: LAKUKAN KEBAIKAN TERUS MENERUS

ZAKAT,INFAQ: LAKUKAN KEBAIKAN TERUS MENERUS: RZ SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR WARAKAS, JAKARTA Administrator, 12 Februari 2015 16:02 WIB   JAKARTA. Rumah Zakat (RZ) ...