zakat suci dan mensucikan

Mengenai Saya

Foto saya
Perumnas I , Karawaci, Tangerang , Banten, Indonesia
Hp.085715050001 BB.2a0949e4 apikaneh@gmail.com

Kamis, 05 November 2015

SEBANYAK 2.057.572 LITER AIR BERSIH DI 37 TITIK DISALURKAN RZ


BANDUNG. Hujan yang belum merata di wilayah Indonesia, membuat daerah-daerah yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang masih mengalami darurat air bersih. Karenanya, RZ masih terus berupaya melakukan distribusi air bersih di daerah terdampak melalui program Berbagi Air Kehidupan.
Sejak Juli hingga 03 November 2015, RZ telah menyalurkan 2.057.572 liter air bersih di 37 titik yang dicakup oleh 10 kota cabang penyalur.
“10 kota cabang penyalur itu diantaranya Yogyakarta, Malang, Semarang, Solo, Surabaya, Bandung, Cilegon, Cirebon, Bogor dan Magetan. Di wilayah ini hujan masih sangat minim, sehingga banyak daerah yang masih dilanda kekeringan.” Jelas Heny Widiastuti, Chief Program Officer RZ.
Adapun volume air yang didistribusikan di setiap kota adalah 478.000 liter untuk Yogyakarta, 230.572 liter untuk Malang, 66.000 liter untuk Semarang, 286.000 liter untuk Solo, 82.000 liter untuk Surabaya, 489.000 liter untuk Bandung, 52.000 liter untuk Cilegon, 284.000 untuk Cirebon, 74.000 untuk Bogor dan 16.000 untuk Magetan.
Program Berbagi Air Kehidupan yang RZ gulirkan ini telah dirasakan oleh 199.711 penerima manfaat di 37 titik, yaitu di Bangkalan, Blora, Boyolali, Cianjur, Cihampelas, Cilegon, Cileunyi, Garut, Grobogan, Gunung Kidul, Indramayu, Jombang, Kab. Bandung, Kab. Banjarnegara, Kab. Cirebon, Kab. Tasikmalaya, Klaten, Kulonprogo, Magelang, Magetan, Majalengka, Nganjuk, Pandeglang, Pangandaran, Pasuruan, Pati, Pemalang, Probolinggo, Purwerejo, Situbondo, Subang, Sukabumi, Sumedang, Surakarta, Tegal, Wonogiri dan Sragen.
“Alhamdulillah, berkat kepercayaan para donatur, kami dapat mendistribusikan air bersih kepada banyak orang yang membutuhkan. Semoga kami dapat membantu lebih banyak lagi masyarakat yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.” Ungkap Heny.
Newsroom/Ria Arianti

Selasa, 03 November 2015

JUARAI FILM ANIMASI NASIONAL

https://zaa.rumahzakat.org/upload/2015/11/03/20151103_135927.jpg

BATAM. Resiari Putri Batami berhasil menjadi juara dua Lomba Film Animasi yang digelar Universitas Gajah mada di ajang Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) ke-8. Dalam kesempatan ini, Resi bersama timnya, Seaput Animation mempresentasikan karya animasi berjudul ‘Pesan Sang Bapak’.

Selain berhasil menjadi juara 2, dari 271 tim yang mengirimkan film animasinya, Resi yang merupakan binaan Rumah Zakat dan tim berkesempatan memamerkan hasil karya animasinya dalam Pameran Karya Finalis Animasi di UGM. Karyanya berupa gantungan kunci, dompet, handycraft dan berbagai bentuk marchandise lainnya.

Berawal dari sering menonton semua film animasi di televisi hingga tak pernah melewatkan film animasi yang sedang tayang di bioskop, membuat Resi bercita-cita menciptakan karya animasinya sendiri. Sejak itulah anak yang sedang menempuh kuliah di Politeknik Negeri Batam ini bertekad menjadi seorang animator, bahkan kuliah yang ia ambil adalah jurusan multimedia dan jaringan yang berfokus pada animasi.

Sejak kecil Resi memang pantang menyerah, kreatif, cerdas dan bertanggung jawab. Meskipun sudah ditinggalkan ayahnya sejak berumur tujuh tahun dan ibunya hanya berjualan jamu, tetapi hal tersebut malah menjadi motivasi baginya untuk bisa membuat ibunya bangga.
“Semoga Resi mampu berkontribusi untuk negeri ini, menjadi Animator Muslimah dikancah nasional dan internasional. Selain itu juga menjadi sumber inspirasi bagi Anak Juara untuk melakukan hal-hal hebat lainnya,” tutur Shofar Fitratul Al Amin, SpMO (Scholarship Management Officer) Batam, Jum’at (30/10).

Anak ke-2 dari dua bersaudara ini berharap suatu hari nanti bisa melanjutkan kuliah S-2 dan mengabdikan diri menjadi dosen animasi. “Semoga kedepannya, semakin banyak pemuda-pemuda Indonesia yang lebih kreatif dan berani menunjukkan karya-karyanya kepada dunia dan semakin banyak yang mendukung segala kreativitas pemuda terutama di bidang animasi,” papar Resi.***
Sumber : http://tajuk.co/news/anak-penjual-jamu-juara-lomba-film-animasi-nasional